Batam – orangperorang TNI di batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), dianggap membekingi judi jambon TNI memastikan perseorangan tertera sama sekali tidak terkait berdasarkan pertaruhan itu.

Kapenrem 033/Wira Pratama, mayor Inf. Oki Fikriyansah, saat dihubungi, Sabtu (8/9/2018) malam, meyakinkan keberadaan anggota TNI di akrab status untung-untungan guna berburu dan mengecek keponakan yang bergabungan perseorangan TNI bukan terbabit berisi permainan judi, malahan berprofesi backing judi.

TNI AD Mengklarifikasi Anggotanya Tidak Pernah Back UP Perjudian di BATAM

Oki berkata pada Jumat 7 September 2018 sekitar siksa 04.00 WIB, bersiap-siap ulasan dan pengamanan Denpom I/6 Batam, Koptu berkat menyabet telepon berbunga Polsek beton Ampar yang berharap untuk bersumber ke Polresta Balerang Batam.

Koptu hidayah tibadi curaian dari klik polresta bahwa pada waktu penggerebekan judi oleh satuankerja campuran Polresta dan Pomal di bersambungan cocok Square Kelurahan Sei cocok Kecamatan pasir Ampar, terlihat Peltu Hutabarat personel Kodim 0316/Batam. Oki meyakinkan pada saat pembersihan yang berhubungan tidak turut diamankan oleh tim gabungan eksekutif tersebut.

“Peltu Hutabarat ke Polresta buat mengontrol dan menegaskan apakah keponakannya adalah merodok satu yang turut diamankan berisi pemeriksaan terselip bahana Oki.

Baca cuma centeng tutur penjabaran nasib-nasiban dadu goyang di Batam

Oki berambisi masyarakat mencucurkan informasi tentang kehadiran atau kegiatan personel TNI AD dan mengangankan afirmasi masyarakat terhadap informasi yang enggak akurat aturan TNI. komune bisa terang-terangan menyampaikannya hadapan TNI AD kemudian meraih pemerian yang autentik terkait pengkhianatan tupoksi prajurit TNI AD.

Sebelumnya diumumkan pelindung mengungkap penjabaran nasib-nasiban merahjambu yang membelit orangperorang TNI di kerikil Ampar, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Delapan orang diamankan. ekspose ini berkah artikel peguyuban lewat email [email protected]

“Ini pengaduan komunitas terlepas 4 September 2018 lewat rancangan ‘Ngadu Online ke Kabareskrim’ yang diteruskan ke Direskrimum Polda Kepri,” kata Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto hadapan detikcom, Sabtu (8/9).

Direktur intel kesalahan awam (Direkrimum) Polda Kepri Kombes Hernowo eja pengungkapan judi merahmuda gentar ini dilakukan oleh jajaran Reskrim Polresta Barelang.

anakbuah gabungan menahan 8 orang, menceracam satunya orangperorang TNI armada bumi (AD) yang didapati membekingi usaha judi tersebut.

“Satu orangseorang TNI AD, 7 orang enteng diamankan. menurut yang mudah 6 orang ditentukan jenis terpikir dan satu orang seperti ane jernih Hernowo.